• kategori post

  • RSS berita terkini

    • Harga Cabai Merah di Palembang Tak ‘Sepedas’ Rasanya Mei 25, 2018
      Liputan6.com, Palembang - Ketakutan masyarakat akan tingginya harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), ternyata tidak terlalu menjadi kenyataan. Seperti contohnya harga cabai di pasar tradisional saat ini menurun drastis dan tak ‘sepedas’ rasanya. Seperti pantauan Liputan6.com di Pasar Tradisional Lemabang Pagi Palembang, […]
    • Alasan Anji Tetap Manggung Saat Ramadan Mei 25, 2018
      Liputan6.com, Jakarta - Tak ada persiapan khusus yang dilakukan Anji menjelang bulan Ramadan. Baginya menyambut Ramadan seperti tahun-tahun sebelumnya. Malahan yang Anji pikirkan adalah saat lebaran, karena banyak yang harus dipersiapkan. Meski begitu, Anji merasa senang dapat menjalani Ramadan tahun ini. Bulan Ramadan baginya adalah sebuah ujian untuk lebih […]
    • Kisah Penghidang Makanan Sahur dan Berbuka Para Tahanan di Porles Malang Mei 25, 2018
      Liputan6.com, Jakarta  Keseharian nenek Kasinem yang bercucu 10 dan tinggal diwilayah Malang ini adalah menyiapkan makanan untuk sahur dan berbuka bagi para tahanan di Polres Malang  "Hari ini menyediakan 73 bungkus, tergantung jumlah tahanannya," kata Kasinem di warungnya yang juga tempat tinggalnya di lingkungan Polres Malang di Kepanjen, Rabu (2 […]
  • kata kunci

  • user

    informations and medias

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    informations and medias

    visitor counter

  • Iklan

Misteri Segitiga Bermuda Mulai Terkuak

Liputan6.com, Jakarta: Misteri hilangnya beberapa kapal laut dan pesawat terbang di wilayah yang disebut ‘Segitiga Bermuda’ kini tersingkap sudah. Singkirkan jauh-jauh teori tentang pesawat luar angkasa alien, anomali waktu, piramida raksasa bangsa Atlantis, atau fenomena meteorologis.

Segitiga Bermuda adalah sebuah fenomena gas akut biasa, demikian tulis Salem-News.com. Gas alam, sama seperti gas yang dihasilkan oleh air mendidih, terutama gas metana, adalah tersangka utama di balik hilangnya beberapa pesawat terbang dan kapal laut. Bukti dari penemuan yang membawa sudut pandang baru terhadap misteri yang menghantui dunia selama bertahun-tahun itu tertuang dalam laporan American Journal of Physics. Professor Joseph Monaghan meneliti hipotesis itu ditemani oleh David May di Monash University, Melbourne, Australia.

Dua hipotesis dari penelitian itu adalah balon-balon raksasa gas metana keluar dari dasar lautan yang menyebabkan sebagian besar, untuk tidak mengatakan semua, kecelakaan misterius di lokasi itu. Ivan T. Sanderson sebenarnya telah mengidentifikasi sona-sona misterius selama tahun 1960-an. Sanderson bahkan menggambarkan sebenarnya zona-zona misterius itu lebih berbentuk seperti ketupat ketimbang segitiga. Sanderson menemukan bahwa bukan saja Segitiga Bermuda tetapi Laut Jepang dan Laut Utara adalah dua area tempat kejadian misterius sering terjadi. Para Oseanograf yang menjelajah di dasar laut Segitiga Bermuda dan Laut Utara, wilayah di antara Eropa daratan dan Inggris melaporkan menemukan banyak kandungan metana dan situs-situs bekas longsoran.

Berangkat dari keterkaitan itu dan data-data yang tersedia dua peneliti itu menggambarkan apa yang terjadi jika sebuah balon metana raksasa meledak dari dasar laut. Metana, yang biasanya membeku di bawah lapisan bebatuan bawah tanah, bisa keluar dan berubah menjadi balon gas yang membesar secara geometris ketika ia bergerak ke atas. Ketika mencapai permukaan air balon berisi gas itu akan terus membesar ke atas dan ke luar. Setiap kapal yang terperangkap di dalam balon gas raksasa itu akan langsung goyah, kehilangan daya apung dan tertarik jatuh ke dasar lautan. Jika balon itu cukup besar dan memiliki kepadatan yang cukup, maka pesawat terbang pun bisa dihantam jatuh olehnya. Pesawat terbang yang terjebak di balon metana raksasa, berkemungkinan mengalami kerusakan mesin karena diselimuti oleh metana dan segera kehilangan daya angkatnya. (Salem-News/Ant).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: