• kategori post

  • RSS berita terkini

    • Kata Wenger Soal Asenal Telat Panas April 30, 2017
      Manajer Arsenal Arsene Wenger senang melihat timnya mulai membangun konsistensi untuk terus menang jelang tutup musim 2016/2017 ini. Dia ingin seluruh pemain The Gunners mempertahankan gaya permainan mereka meski cenderung telat panas selama pertandingan.Wenger mengatakan Arsenal merupakan tim spesial karena mengoleksi banyak gol di menit-menit akhir laga. M […]
    • Semifinal NBA: Crowder Prediksi Lawan Wizards Bakal Ketat April 30, 2017
      Boston Celtics akan berhadapan dengan Washington Wizards di semifinal NBA wilayah timur, Minggu (30/4/2017) di Verizon Center, Amerika Serikat. Jelang laga itu, forward Celtics, Jae Crowder memprediksi pertandingan game pertama nanti akan berlangsung ketat. Baca Juga Hajar Sriwijaya FC, Tekanan Persib Berkurang Persiba Vs Arema, Misi Arthur Cunha Redam Marlo […]
    • KAI Tangkap Pelaku Pemalsu Tiket Kereta Api Lebaran April 30, 2017
      Pihak keamanan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1, tepatnya di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat berhasil menangkap pelaku pemalsu tiket kereta api Lebaran pada Sabtu 29 April 2017. Tersangka diketahui berinisial LS dengan barang bukti 33 jenis tiket palsu.   Senior Manager Humas KAI Daop 1, Suprapto mengungkapkan penangkapan pelaku bermula dari laporan calon […]
  • kata kunci

  • user

    informations and medias

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    informations and medias

    visitor counter

Misteri Segitiga Bermuda Mulai Terkuak

Liputan6.com, Jakarta: Misteri hilangnya beberapa kapal laut dan pesawat terbang di wilayah yang disebut ‘Segitiga Bermuda’ kini tersingkap sudah. Singkirkan jauh-jauh teori tentang pesawat luar angkasa alien, anomali waktu, piramida raksasa bangsa Atlantis, atau fenomena meteorologis.

Segitiga Bermuda adalah sebuah fenomena gas akut biasa, demikian tulis Salem-News.com. Gas alam, sama seperti gas yang dihasilkan oleh air mendidih, terutama gas metana, adalah tersangka utama di balik hilangnya beberapa pesawat terbang dan kapal laut. Bukti dari penemuan yang membawa sudut pandang baru terhadap misteri yang menghantui dunia selama bertahun-tahun itu tertuang dalam laporan American Journal of Physics. Professor Joseph Monaghan meneliti hipotesis itu ditemani oleh David May di Monash University, Melbourne, Australia.

Dua hipotesis dari penelitian itu adalah balon-balon raksasa gas metana keluar dari dasar lautan yang menyebabkan sebagian besar, untuk tidak mengatakan semua, kecelakaan misterius di lokasi itu. Ivan T. Sanderson sebenarnya telah mengidentifikasi sona-sona misterius selama tahun 1960-an. Sanderson bahkan menggambarkan sebenarnya zona-zona misterius itu lebih berbentuk seperti ketupat ketimbang segitiga. Sanderson menemukan bahwa bukan saja Segitiga Bermuda tetapi Laut Jepang dan Laut Utara adalah dua area tempat kejadian misterius sering terjadi. Para Oseanograf yang menjelajah di dasar laut Segitiga Bermuda dan Laut Utara, wilayah di antara Eropa daratan dan Inggris melaporkan menemukan banyak kandungan metana dan situs-situs bekas longsoran.

Berangkat dari keterkaitan itu dan data-data yang tersedia dua peneliti itu menggambarkan apa yang terjadi jika sebuah balon metana raksasa meledak dari dasar laut. Metana, yang biasanya membeku di bawah lapisan bebatuan bawah tanah, bisa keluar dan berubah menjadi balon gas yang membesar secara geometris ketika ia bergerak ke atas. Ketika mencapai permukaan air balon berisi gas itu akan terus membesar ke atas dan ke luar. Setiap kapal yang terperangkap di dalam balon gas raksasa itu akan langsung goyah, kehilangan daya apung dan tertarik jatuh ke dasar lautan. Jika balon itu cukup besar dan memiliki kepadatan yang cukup, maka pesawat terbang pun bisa dihantam jatuh olehnya. Pesawat terbang yang terjebak di balon metana raksasa, berkemungkinan mengalami kerusakan mesin karena diselimuti oleh metana dan segera kehilangan daya angkatnya. (Salem-News/Ant).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: